Loading...

Hasil kajian ilmiah CSERM UNAS, yang dilakukan oleh para ahli orangutan, yang telah berpengalaman meneliti orang utan, menunjukkan bahwa PLTA ROR Batang Toru menimbulkan dampak yang sangat kecil yaitu 83,96 ha dari total 272,75 ha area yang sesuai sebagai habitat orangutan akan digunakan sebagai kawasan konstruksi permanen dan seluas 188,83 Ha terganggung sementara dan akan ditaman kembali. Kondisi ini tidak akan memusnahkan orangutan tapanuli


BACA SELENGKAPNYA

Sebagai negara yang memiliki banyak sungai, Indonesia harusnya bisa memanfaatkan aliran air ini untuk jadi energi terbarukan melalui PLTA, misalnya dengan proyek PLTA Batang Toru.


BACA SELENGKAPNYA

Sejak diumumkannya Komunitas HATABOSI Marancar di Kabupaten Tapanuli Selatan salah satu dari 20 nominator untuk mendapat Kalpataru 2020, dukungan pun terus mengalir. Kali ini datangnya dari Kader Konservasi Ekosistem Batang Toru.


BACA SELENGKAPNYA

- Syahrul M.Pasaribu, memiliki harapan besar agar Kabupaten Tapanuli Selatan yang dia (Syahrul) pimpin, masuk menjadi kawasan Energi Baru Terbarukan (EBT), sebab menjanjikan.PLTA Batang Toru berkapsitas 510 Megawatt (MW) ada di Kecamatan Sipirok. PLTA Siborpa Eco Power 114 MW ada di Kecamatan Aek Bilah. Potensi sumber energi panas bumi dekat Gunung Sibual-buali, Sipirok kurang lebih 210 MW.


BACA SELENGKAPNYA

Pemerintah Indonesia, beberapa tahun lalu mengumumkan kalau di ekosistem Batang Toru ada satu spesies baru jenis kera besar diberi nama orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Spesies ini bukan orangutan Sumatera atau orangutan Kalimantan, ia hanya ada di hutan Batang Toru, dengan populasi berkisar 800 individu.Paya, orangutan Tapanuli lepas liar ke habitat di ekosistem Batang Toru, Senin (9/12/19), setelah sembuh dari luka-luka diduga kena senjata tajam. Foto: Ayat S Karokaro/ Mongabay Indonesia


BACA SELENGKAPNYA

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air Batang Toru yang dibangun oleh PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) masih menuai pro dan kontra. Pembangunan tersebut akan berdampak terhadap habitat orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Studi Universitas Nasional Jakarta mencatat habitat orangutan di seluruh area PLTA seluas 1.812 hektar.


BACA SELENGKAPNYA

Penasihat Senior Komisaris Utama PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) Emmy Hafild memastikan pelaksanaan proyek PLTA Batangtoru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tetap berlanjut karena semua dipastikan sesuai ketentuan, dan tidak mengganggu keberadaan Orangutan Tapanuli sebagaimana dihembuskan sejumlah LSM asing.


BACA SELENGKAPNYA

Pihak PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) menegaskan, pembangunan PLTA Batang Toru yang akan mereka kerjakan di kawasan hutan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara mulai 2021, tidak akan mengganggu habitat Orangutan Tapanuli.


BACA SELENGKAPNYA

Pihak pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) menegaskan sangat peduli dengan keberadaan dan habitat orangutan tapanuli atau dengan nama Latin Pongo tapanuliensis.


BACA SELENGKAPNYA

PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) membantah jika proyek PLTA Batang Toru, Sumatera Utara yang sedang mereka kerjakan, berdampak pada populasi orangutan Tapanuli.


BACA SELENGKAPNYA