Loading...

Manajemen Air


PLTA Batang Toru adalah pembangkit listrik run-of- the river, sehingga tidak ada bendungan besar hanya membutuhkan daily pond. Sejumlah pintu air dibangun untuk mengatur aliran air sehingga PLTA Batangtoru tidak perlu menahan air dalam jumlah besar

Sistem run-off the river ini memerlukan manajemen air yang tepat agar debit air yang mengalir cukup untuk menggerakkan turbin dan tidak membuat daerah hilir kekeringan atau terkena banjir. Sistem ini dirancang berdasarkan studi mendalam, yang mencakup catatan debit harian Sungai Batang Toru selama 26 tahun terakhir.


Contoh, dari 4 turbin yang digunakan saat kondisi normal masing-masing memutar kira-kira 51,9 kubik/detik menjadi 207 kubik/detik.

Saat debit puncak, misalnya 500 kubik/detik, maka 207 kubik/detik air dialirkan melalui turbin dan 300 kubik/detik lainnya melalui sungai.

Jika debit air yang diterima di bawah 200 kubik/detik, maka turbin yang bergerak hanya tiga turbin. Jadi, powerhouse ini dapat diatur, apakah akan menggunakan satu, dua, atau empat turbin selama 24 jam.

Pada musim hujan, air yang dilepas dari kolam harian melalui pintu air sebesar 2.5 m3/detik, dengan tambahan aliran air dari anak-anak sungai yang terletak di antara daily pond dengan rumah pembangkit.

Jam Operasi

PLTA Batangtoru tidak hanya beroperasi selama 6 jam dan menahan air selama 18 jam tetapi beroperasi selama 24 jam setiap hari untuk menghasilkan 2,214 GWh setahun.

PLTA Batangtoru beroperasi dengan menerapkan kebijakan pengaturan penggunaan aliran air secara berimbang, antara kepentingan untuk menjaga fungsi ekologi sungai dengan kepentingan produksi listrik.