Pemkab Tapsel: Longsor di PLTA Batang Toru Murni Bencana Alam

TAPANULI SELATAN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) memastikan peristiwa tanah longsor di areal Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Kelurahan Wek 1, Kecamatan Batang Toru murni bencana alam. Kejadian ini bukan tindakan sabotase ataupun perbuatan manusia. Kepala Bagian Humas Pemkab Tapsel Ismut Siregar mengatakan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan di sekitar kawasan tersebut selama tiga hari berturut-turut.

"Akibat curah hujan yang cukup tinggi, sebagai tanggung jawab moral pihak manajemen PLTA Batang Toru (NSHE dan Shyno Hydro) menuju lokasi dengan harapan pemilik rumah dapat meninggalkan lokasi akibat curah hujan yang cukup tinggi. Namun nasib nahas dua dari tiga karyawan yang akan mengingatkan itu justru menjadi korban," katanya.

Hingga saat ini, proses pencarian para korban masih dilakukan. Dari 12 korban yang dilaporkan hilang tertimbun material longsor, tiga di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Ditemukan tepat pukul 08.30 WIB. Ada tiga orang yang telah dievakuasi ke RSUD Sipirok untuk diautopsi. Kami belum bisa memastikan berapa orang jadi korban karena tidak ada kesaksian di lapangan yang dapat memberikan keterangan, namun kami akan terus lakukan pencarian," ucapnya.


Media       : Sumut.INews

Journalist : Wahyudi Aulia Siregar ยท

Tanggal    : Jumat, 30 April 2021

https://sumut.inews.id/berita/pemkab-tapsel-longsor-di-plta-batang-toru-murni-bencana-alam.