Loading...

PLTA Batangtoru Ajak Guru Kampanyekan Pelestarian Lingkungan

TAPSEL | PLTA Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengajak tenaga pendidik atau guru turut mengkampanyekan upaya-upaya pelestarian lingkungan, khususnya pelestarian ekosistem Batangtoru.

Dengan harapan, siswa dan masyarakat dapat memahami betapa pentingnya lingkungan yang asri dan manfaatnya di masa mendatang.

“Pertama, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) selaku pengelola pembangunan PLTA Batangtoru mengucapkan selamat Hari Guru kepada seluruh pahlawan tanpa tanda jasa. Kami siap bekerjasama mengajarkan siswa tentang lingkungan,” ujar Public Relation PT NSHE, Dede Wafiza Ashia, Senin (25/11).

Dede Wafiza berharap, sekolah-sekolah khususnya yang berada di kecamatan wilayah operasional PLTA Batangtoru, yaitu Kecamatan Sipirok, Marancar dan Batangtoru, mau bekerjasama mengkampanyekan pentingnya pelestarian lingkungan kepada siswa dan masyarakat luas.

Bukan hanya tentang pentingnya keasrian tumbuhan, pungkasnya, tetapi juga pentingnya menjaga keberlangsungan hidup hewan atau satwa yang ada, sehingga tetap bisa dikenal serta dipelajari siswa.

“Kami juga bersedia mengajarkan kepada generasi muda kita tentang pentingnya energi hijau pada saat ini dan di masa yang akan datang, khususnya energi non fosil seperti yang akan dihasilkan PLTA Batangtoru,” pungkas Dede.

Dimana, pada Pameran Pembangunan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tapsel ke-69 Tahun 2019 pekan lalu, stand PLTA Batangtoru menerima kunjungan Kepala SMP Negeri 1 Marancar, Mukaddis Harahap.

Pada kesempatan itu, Dede menjelaskan secara panjang lebar tentang perbedaan dan keunggulan PLTA Batangtoru yang sedang proses pembangunan dibandingkan dengan PLTA yang sudah ada di Indonesia.

Ditegaskannya, PLTA Batangtoru berkomitmen tinggi menjaga kelestarian ekosistem Batangtoru yang kawasannya antara lain meliputi wilayah Kecamatan Marancar. Ini bukan karena PLTA bergantung pada ekosistem yang utuh, tetapi mengingat kekayaan hayati di dalamnya.

Diutarakannya, PLTA Batangtoru yang ramah lingkungan dan irit lahan, akan berkontribusi mengurangi emisi karbon sebesar 1,6 MTon per tahun atau 4% dari target nasional di sektor energi. Ini setara dengan kemampuan 12 juta pohon menyerap emisi karbon.

Disampaikannya akan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga keseimbangan ekosistem di tengah perkembangan zaman dan pertumbuhan penduduk.

“Karena itu, PLTA Batangtoru mengajak tenaga pendidik untuk bersama memberi penyadaran mitigasi kepada masyarakat,” ajaknya.

Sekedar diketahui, PLTA Batangtoru telah menjalin kerjasama dalam kampanye lingkungan dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Kementerian LHK RI, LSM atau NGO, pemerhati lingkungan, profesional, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan lainnya.

Berbagai program juga telah dilaksanakan dalam menjaga kelestarian ekosistem Batangtoru, semisal penanaman 1.400 batang bibit buah dan kayu beragam jenis sebagai langkah pengayaan tanaman multifungsi pada koridor satwa Bulu Mario di lanskap Batangtoru, penanaman tumbuhan langka yakni meranti merah dan meranti batu, pembentukan kader konservasi masyarakat, pelatihan mitigasi lingkungan kepada perwakilan masyarakat sembilan desa wilayah operasional PLTA Batangtoru, melaksanakan kegiatan edukasi konservasi kepada siswa SD, SMP dan SMA-sederajat, memberikan bantuan 1 unit sepeda motor, 10 buah kamera trap dan satu unit kandang transit untuk mendukung kerja Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan, serta beragam program lainnya. (Borneo)


Media      : RakyatSumut.com

Date        : 26 November 2019

Journalist: Borneo

https://rakyatsumutnews.com/2019/11/26/plta-batangtoru-ajak-guru-kampanyekan-pelestarian-lingkungan/